Ternyata Jumlah Kasus Corona Jakarta Beda dari Data Website

Ternyata Jumlah Kasus Corona Jakarta Beda dari Data Website

Ternyata Jumlah Kasus Corona Jakarta Beda dari Data Website

Ternyata Jumlah Kasus Corona Jakarta Beda dari Data Website – Virus yang menyebabkan COVID-19 terutama ditransmisikan melalui droplet (percikan air liur) yang dihasilkan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau mengembuskan nafas. Droplet ini terlalu berat dan tidak bisa bertahan di udara, sehingga dengan cepat jatuh dan menempel pada lantai atau permukaan lainnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan, per 10 Agustus 2020, kasus COVID-19 DKI Jakarta 24.884. Angka ini berbeda dari data di situs covid19.go.id yaitu 25.727 kasus. Wiku menjelaskan, perbedaan angka tersebut karena data jumlah kasus COVID-19 di situs covid19.go.id merupakan gabungan dari kasus ibu kota dan kasus di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

“Data 25.727 tersebut terdiri dari dua komponen, yaitu kasus DKI Jakarta 24.884 dan RSD Wisma Atlet 839 kasus,” tutur Wiku saat konferensi pers melalui IDNPlay Poker streaming YouTube Sekretariat Presiden,

1. Sebenarnya kasus COVID-19 di Jakarta masih lebih rendah dari Jawa Timur

Ternyata Jumlah Kasus Corona Jakarta Beda dari Data Website, Kok Bisa?

Kasus COVID-19 di DKI sendiri, kata Wiku, masih lebih rendah dibandingkan Jawa Timur. Per 10 Agustus 2020, Jawa Timur memiliki 25.330 kasus COVID-19.

“Jadi kalau kita lihat, kasus di DKI Jakarta saja sebenarnya sedikit lebih rendah dibandingkan Jawa Timur, karena memang lokasi RSD Wisma Atlet ada di Jakarta,” katanya.

2. RSD Wisma Atlet adalah sarana isolasi terpusat, menampung pekerja migran

Ternyata Jumlah Kasus Corona Jakarta Beda dari Data Website, Kok Bisa?

Wiku menjelaskan, sebagai sarana isolasi terpusat, RSD Wisma Atlet menangani kasus-kasus dari pekerja migran. Dengan demikian, angka kasus COVID-19 di RSD Wisma Atlet dipisahkan dengan angka kasus DKI Jakarta.

“Perlu perhatian bersama dalam membaca data,” tuturnya.

3. Kasus harian COVID-19 menurun

Ternyata Jumlah Kasus Corona Jakarta Beda dari Data Website, Kok Bisa?

Wiku mengatakan, kasus harian COVID-19 di Indonesia beberapa hari ini menurun. Per 10 Agustus 2020, kasus harian COVID-19 sebanyak 1.687.

“Sedangkan kasus sembuh, ini juga perlu menjadi perhatian dan kalau jumlah kematiannya juga relatif sudah rendah atau flat,” katanya.

Anda dapat tertular saat menghirup udara yang mengandung virus jika Anda berada terlalu dekat dengan orang yang sudah terinfeksi COVID-19. Anda juga dapat tertular jika menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda.

Comments are closed.